jump to navigation

Yamaha menyegarkan warna jupiter z1dengan euro 3, komitmen ramah lingkungan Januari 21, 2015

Posted by giripur in otomotif news, Yamaha.
Tags:
trackback

image

image

image

Girblogg- Yamaha kembali menyegarkan produk jupiter z1 dengan desain dan warna yang baru
Tak lupa yamaha juga menyematkan emisi euro3 tanda bahwa yamaha komitmen ramah lingkungan dengan dua perangkat
baru yaitu ECU dan knalpot catalic
conveter dengan O2 sensor sehingga membuat motor makin ramah lingkungan. Ada perubahan panjang katalis, sebelumnya 30 mm menjadi 60mm sehingga matrix volume katalis naik dari 25,7 cm3 menjadi 51,4 cm3. Warna yang tersedia Black Double Winner, Red Racing Hero, White Underbone Supreme. Harga tetap Rp 14.615.000 OTR Jakarta.

Euro3
Uni Eropa (UE) sudah lebih dulu
menerapkan standar Euro3 yaitu pada Januari 2006 berdasarkan regulasi pada Directive 2002/51/EC yang dikenal dengan ECE R40. Standar Euro 3 pun terdapat pada regulasi WMTC dan aturan itulah yang menjadi patokan AISI dan JAMA (Japan Automotive Manufacturers
Association).
Standar Euro3 berdasarkan cc mesin dapat dilihat dari motor bermesin di bawah 150 cc, 150 cc dan di atas 150 cc. Untuk mesin motor di bawah 150 cc, yang memenuhi standar Euro3 adalah mengandung 2.0 gram/km CO (karbon monooksida) ; 0.8 gram/km HC (hidro karbon) ; 0.15 gram/km NOx (nitrogen oksida). Sedangkan yang bermesin 150 cc dan lebih besar dari 150 cc, standar Euro 3 nya dengan kandungan 2.0 gram/km CO ; 0.3 gram/km HC ; 0.15 gram/km NOx.
Standar Euro 3 juga bisa diketahui
berdasarkan kecepatan (km/h). Di
bawah 130 km/h, kandungan CO
sebesar 2.62 gram/km ; 0.75 gram/km HO ; 0.17 gram/km NOx. Buat
kecepatan 130 km/h dan di atas 130 km/h, standar Euro 3 acuannya dengan kandungan CO 2.62 gram/km ; 0.33 gram/km HO ; 0.22 gram/km
NOx.
Tes motor standar Euro3 untuk mesin motor di bawah 150 cc menggunakan Urban Driving Cycle (UDC) dengan waktu tes terhitung mulai 0 detik hingga 1200 detik. Test standar Euro3 langsung bertujuan memgambil sampling dari 0 hingga 1200 detik.
Ini berbeda dengan tes motor Euro2 yang menjalankan warm up selama 0 – 400 detik terlebih dahulu, lalu sampling diambil dari 400 – 1200 detik. Perbedaan ini membuat pengujian motor dengan standar Euro3 lebih aktual karena dengan mesin yang terus dinyalakan dari 0 – 1200 detik, sampling mudah diambil untuk uji emisi sebab saat motor dingin lebih banyak gas buangnya.

Sedangkan untuk motor bermesin 150 cc dan di atas 150 cc, tes motor menggunakan UDC dan Extra Urban Driving Cycle (EUDC). Sampling EUDC dimulai dari detik ke-1200 pengetesan setelah tes dengan UDC hingga detik ke-1500.

Dengan ini yamaha siap dengan emisi euro3 karena produk yamaha dibekali injeksi.(YIMM edited)

Iklan

Komentar»

1. Replika motogp HRC,Rcv213v-s dibandrol 2,1 M | GIRBLOGG.COM - Januari 22, 2015

[…] Baca juga: crash supra vs jupiter mx seorang polisi menjadi korban kecelakaan di pondok indah jupiter z1 striping baru lulus euro 3 marques dan pedrosa akan kebali gan spek honda cbr lokal spek honda cb150r streetfire penjualan AHM […]

Suka

2. Andrea Iannone tak berniat keluar dari tim Ducati | GIRBLOGG.COM - Januari 23, 2015

[…] tampilan baru jupiter z1 […]

Suka

3. inilah sosok yamaha n-max | GIRBLOGG.COM - Januari 24, 2015

[…] tampilan baru jupiter z1 […]

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: